Paseban Web Version

Kumpulan Tablet Lokal Bersistem Operasi Android ICS, Movi Max P1, Tabulet Beat 2 dan Axioo PicoPad 7

Friday, 15 June 2012 11:30
Kumpulan Tablet Lokal Bersistem Operasi Android ICS, Movi Max P1, Tabulet Beat 2 dan Axioo PicoPad 7

Demam tablet masih melanda tanah air, hal ini bukan saja menciptakan persaingan diantara brand ternama tapi juga melibatkan brand lokal yang ikut mengadu nasib. Jika Anda terbiasa mendengar Galaxy Tab besutan Samsung, iPad besutan Apple atau berbagai mereka besar lainnya, kini Paseban akan menuturkan beberapa merek yang mungkin jarang terdengar di telinga. Ya, beberapa tablet yang akan dibahas berasal dari pabrikan lokal, namun Anda jangan kecewa dulu, karena spesifikasi yang ditawarkan juga tak kalah "wah”. Sesuai dengan judulnya, tablet lokal berikut telah mengusung sistem operasi teranyar dari Google, yakni Android Ice Cream Sandwich. Mulai tertarik? Simak ulasannya.

Paseban membeberkan 3 unit tablet dari 3 merek lokal yang berbeda, dengan spesifikasi yang hampir sama, ketiganya layak dibandingkan demi memenuhi preferensi calon pembeli.

Movi Max P1

Nama yang benar-benar terdengar asing, tablet yang satu ini tentunya bersistem operasi Android ICS dengan versi 4.0. Memiliki desain yang sama dengan kebanyakan tablet lainnya, casing yang didominasi dengan plastik solid memberikan kesan Glossy adalah penampakan awalnya. Dengan resolusi yang terbilang lega untuk ukuran ponsel lokal, yakni 1024 x 600 berada pada bidang 7 inch membuatnya tampil cukup baik, apalagi teknologi yang diusung sudah kapasitif, bukan resistif yang masih banyak dipakai oleh tablet lokal lainnya.

Movi Max P1 dilengkapi oleh prosesor bertenaga 1 Ghz ARM v7 plus GPU Mali 400. Cukup untuk sekelas tablet lokal yang murah. Namun sangat disayangkan kehadiran RAM yang sangat minim sekali, Mivo hanya memberikan RAM 300 MB pada tabletnya yang satu ini. Angka yang kurang pantas untuk kategori tablet, bahkan kategori ponsel sekalipun. Selain kekurangan dalam hal memory RAM, tablet ini masih menyimpan kekurangan krusial lainnya, lihat saja kamera yang dibawanya, hanya VGA. Tentunya orang awam pun akan merasakan kekurangan VGA di era masa kini. Memiliki jaringan 3G namun minus fitur telepon maupun SMS juga menjadikannya cacat. Beberapa kekurangannya terbayarkan dengan harga yang cukup murah, Anda hanya cukup membayarkan sejumlah Rp1.300.00 untuk memilikinya, murah bukan?

Tabulet Beat 2

Berikutnya merek Tabulet yang lebih dikenal banyak mengeluarkan tablet berspesifikasi tinggi untuk keperluan game HD. Kini, Tabulet Beat 2 hadir sempurna dengan membawa Android Ice Cream Sandwich 4.0. Dengan resolusi layar 1024 x 600 di atas bidang berdiagonal 7 inch, Tablet ini mengenalkan fitur HD Anti-Glare Technology dan tentunya mengusung Capasitive Technology.

Memiliki prosesor sekelas Cortex A9 dengan clock speed 1 Ghz plus RAM yang cukup baik, 512 Mb akan membuat Beat 2 ngacir. GPU Mali 400 juga disematkan untuk keperluan game HD yang Anda inginkan. Kelengkapan itu terasa tercoreng karena resolusi kamera yang dibawa hanyalah sebatas 2 megapiksel, terasa kurang meskipun lebih baik dari punya Mivo. Sukurnya Tabulet Beat 2 sudah dilengkapi dengan kamera depan beresolusi VGA, cukup untuk kegiatan video calling atau sekedar Face unlocking khas Android ICS. Dibanderol sedikit lebih mahal ketimbang Mivo Max P1, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp1.500.000 untuk memilikinya.

Axioo PicoPad 7

Masi berkutat pada tablet lokal berdiagonal layar 7 inch, namun tablet besutan Axioo ini hanya mampu menghadirkan resolusi layar 800 x 480 piksel, serasa kurang maksimal ketimbang dua tablet sebelumnya. Meskipun demikian, tablet ini juga memiliki teknologi kapasitif, jadi Anda tidak perlu khawatir untuk urusan sensitivitas layar.

Single Core 1,2 Ghz BOXCHIP A10 Cortex A8 menjadi kehandalannya, prosesor yang sangat baik untuk tablet sekelas merek lokal sepertinya. Hal ini pun dilengkapi oleh RAM 512 MB dan GPU Dual Mali 400, menjadikannya superpower diantara dua tablet sebelumnya. OS yang dimiliki juga sudah Android ICS 4.0.3, sayangnya kamera yang tertanam pada bodi belakangnya hanya 0.3 Megapiksel atau setara dengan resolusi VGA, ini berarti output yang dihasilkan hanya sebatas 640 x 480 piksel, sungguh mengecewakan mengingat prosesor yang tersedia sudah cukup baik. Jadi jika Anda penikmat Game HD yang membutuhkan prosesor kencang, Tablet yang dibanderol Rp1.300.00 ini bisa Anda beli.

Kesimpulan

Memiliki tablet lokal bukanlah masalah, dengan budget yang terjangkau namun menghadirkan spesifikasi wah semisal Android ICS 4, kenapa tidak? Lihat saja jajaran tablet di atas yang sudah memiliki prosesor 1 Ghz, malah Axioo PicoPad 7 paling berjaya dengan prosesor 1,2 Ghz miliknya. Ketiganya memiliki kekurangan yang hampir sama, yakni kamera yang tergolong rendah, hanya Tabulet Beat 2 yang paling tinggi dengan angka 2 megapiksel. Jadi pilihan dengan budget maksimal Rp1.500.000 Anda sudah dapat mencicipi tablet Android Ice Cream Sandwich. [IQ]