Cara Compress Data Pada Windows Untuk Menghemat Penyimpanan Hardisk

Tuesday, 04 December 2012 12:00
Cara Compress Data Pada Windows Untuk Menghemat Penyimpanan Hardisk

Untuk menghemat ruang penyimpanan disk ada berbagai cara, namun sistem operasi Windows memungkinkan Anda untuk melakukan cara compress data agar kapasitas hardisk milik Anda menjadi lebih besar dan tidak cepat habis. Ketika mengkompres file menggunakan fitur kompresi milik Windows, data tersebut akan dikompresi dengan menggunakan algoritma khusus, dan ditulis ulang sehingga kapasitas ruang penyimpanan hardisk Anda menjadi lebih besar. Jika Anda mengakses file tersebut lagi, data tersebut harus lagi didekompresi ulang sebelum Anda dapat mengaksesnya.

Ketika Anda mendownload banyak program dan file dari internet, tentunya Anda sudah pernah bertemu dengan file ZIP. Jenis sistem kompresi ini sangat berguna, khususnya para pengguna web, karena memungkinkan untuk mengurangi jumlah keseluruhan bit dan Byte di dalam sebuah file, sehingga dapat ditransmisikan lebih cepat lewat internet dan memakan ruang lebih kecil pada disk. Setelah Anda mendownload file, komputer yang Anda gunakan melakukan ekspansi file tersebut ke ukuran normalnya dengan mempergunakan aplikasi seperti WinZip, WinRar, 7Zip, atau Stuffit. Jika semua berjalan lancar, maka file yang diekspansi akan identik dengan file asli sebelum dikompresi.

Pada sistem operasi Windows 7, fitur pilihan Compress Old Files telah dihapus dari Disk Cleanup Utility. Hal ini mungkin dilakukan karena saat ini harddisk dengan kapasitas yang besar telah mudah,murah, dan banyak dijual. Selain itu file kompresi tidak mengambil banyak waktu dan karena itu menunda proses disk cleanup. Windows tidak punya cara untuk mengetahui file mana yang mengompresi dan dikompresi. Ini tidak baik karena bisa memukul kinerja. Namun bagi Anda yang memiliki kapasitas hardisk yang terbatas, fitur ini akan sangat membantu agar kapasitas hardisk Anda menjadi lebih banyak.

Cara compress data pada hardisk/drive

• Untuk mengkompresi sangatlah mudah, pilih file/folder, klik kanan pada file atau folder yang ingin dikompresi.

• Kemudian di bagian paling bawah tab, klik tombol Advanced.

• Lalu ceklis pilihan Compress contents to save disk space.

• Klik tombol Apply lalu klik OK.

• Tunggu beberapa menit hingga proses selesai, lama kompresi tergantung dari besar atau kecilnya ukuran file yang akan dikompresi.

Cara mengkompresi harddisk/drive

• Untuk mengkompresi drive, klik kanan pada drive tersebut.

• Pada tab general, pilih dan centang Compress this drive to save disk space dan Allow this files on this drives to have contents indexed in addition to file properties.

• Klik tombol Apply, lalu klik tombol OK.

• Tunggu proses hingga selesai, biasanya akan menghabiskan waktu yang cukup lama tergantung kapasitas drive tersebut.

• Ada baiknya drive yang dikompresi adalah partisi drive dengan jenis NTFS, karena biasanya jenis drive dengan jenis FAT akan sulit dikompresi dan beresiko terhadap sistem Windows Anda.

Mengkompresi File Program atau Dokumen

Ada baiknya semua file program master/installer maupun file dokumen penting di perangkat Anda dikompresi terlebih dahulu menggunakan aplikasi seperi WinRar, WinZip, 7zip, dan aplikasi kompresi populer lainnya agar selain dapat menghemat kapasitas memori penyimpanan hardisk milik Anda, juga dapat menghindari file tersebut terinfeksi oleh virus maupun file menjadi corrupt karena hal lainnya.

Jangan Mengkompresi System Drive

Tips cara compress data selanjutnya yaitu jangan mengkompres drive C atau drive pada sistem Windows Anda. Mengkompresi drive sistem dapat menyebabkan banyak masalah termasuk menyebabkan proses instalasi driver gagal. Dan bahkan jika Anda masih memutuskan untuk mengkompres drive pada sistem Windows. Hal tersebut bisa mengakbakan sistem operasi Windows Anda menjadi gagal booting atau tidak bisa masuk ke tampilan dekstop Windows. [AG]