Tips Trik Dasar Cara Memodifikasi Android Smartphone

Monday, 05 November 2012 18:00
Tips Trik Dasar Cara Memodifikasi Android Smartphone

Android merupakan platform yang begitu terbuka untuk penggunanya mulai dari aplikasi sampai OS nya sendiri. Keterbukaan ini mungkin menjadi daya tarik terbesar Android di mata para konsumen. Anda bisa menambahkan fitur-fitur baru, aplikasi dan game yang begitu banyak sampai Anda bisa membuat aplikasi sendiri dan dipajang di Google Play. Saking banyaknya yang bisa dilakukan terkadang membuat kita bingung harus mulai memodifikasi dari mana. Paseban akan memberikan beberapa petunjuk untuk memulai memodifikasi Android Anda. Berikut langkah-langkahnya.

Bootloader

Semua gadget membutuhkan software yang memungkinkan perangkat booting. Boot merupakan software yang muncul ketika Anda menekan tombol power. Seperti pada Windows saat Anda mulai menyalakan laptop atau PC. Sebelum masuk ke Windows akan ada tampilan lain hingga akhirnya Anda sampai logo Windows. Inilah yang biasa disebut Bootloader.

Setiap OS memiliki Bootloader yang berbeda-beda dan mungkin hanya berjalan pada perangkat-perangkat tertentu saja. Bootloader ini merupakan bawaan dari ROM. Jadi untuk mengubahnya kita perlu mengubah ROM-nya. Namun tidak semua perangkat juga bisa di ubah ROM-nya. Dengan bantuan penyedia Custom ROM mungkin bisa merubah Bootloader. Hanya saja ROM biasanya terbatas untuk smartphone tertentu.

Unlocking

Unlocking merupakan proses meng-crack Bootloader agar dapat mengganti atau memodifikasinya. Ada banyak cara melakukan proses unlocking perangkat. Terkadang dengan cara yang sama bisa digunakan untuk perangkat yang berbeda. Hanya saja tidak semua perangkat Android bisa di-unlock. Tanpa unlocking Android Anda tidak akan bisa di root.

Root

Perangkat Android biasanya tidak dipasarkan dengan akses root. Hanya saja setelah beberapa waktu akan keluar aplikasi dan cara me-root perangkat Android. Root memiliki banyak sekali kegunaan. Banyak aplikasi yang tidak jalan bila perangkat Android Anda belum di-root, tidak bisa memodifikasi fitur-fitur atau tidak bisa menggunakan kustom ROM.

Untuk me-root perangkat Android, Anda membutuhkan aplikasi dan cara-cara tertentu. Me-root berpotensi kompleks pada perangkat Anda hanya saja dengan adanya berbagai aplikasi yang tersedia dapat membantu terhindar dari resiko-resiko kegagalan saat me-rooting. Aplikasi yang sudah sering dipakai pengguna Android untuk me-rooting di antaranya, Universal Androot, recovery flasher,, Unrevoced (kebanyakan untuk HTC), Super One-Click. Paseban menyarankan agar Anda menggunakan Super One-Click bila ingin me-root Android. Aplikasi ini tidak sulit digunakan dan sudah support kebanyak perangkat Android.

ROM

ROM (Read Only Memory) merupakan data yang berasal dari pabrik suatu perangkat. Bila di PC ROM digunakan untuk menyimpan data-data mengenai komputer, ini tidak akan bisa dihapus walau PC dimatikan atau mengganti OS. Di Android, ROM bisa dimodifikasi dengan sebutan Custom ROM hanya saja bukan berasal dari Androidnya sendiri, melainkan dari ahli-ahli OS yang ingin membuat Android lebih hebat lagi. Dengan memodifikasi ROM pada Android kita dapat menambah fitur selain fitur bawaan, seperti perbaikan pada WiFi, Bluetooth, USB, Audio, Display, Reebot, Rooted, Network, 3D Modem dan kemudahan menginstal aplikasi-aplikasi dengan format apk, bahkan untuk overcloacking perangkat Android menggunakan Custom ROM. Salah satu aplikasi untuk memodifikasi ROM yaitu Cyanogen(Mod).

Flashing

Flashing merupakan proses ketika menghapus file ROM lama. Bisa dibilang flashing seperti me-reset ROM yang sebelumnya telah terpasang dan memberikan yang baru. Terkadang kita memang perlu me-reset semua file ROM apalagi jika terjadi kesalahan pada saat memodifikasi ROM atau Anda terlalu banyak memodifikasi ROM sehingga terjadi error dan tidak tahu di mana letak kesalahannya. Hanya saja proses flashing agak rumit.

Setelah memodifikasi Android, tentu akan ada kemungkinan kegagalan atau error pada perangkat. Error ini bisa terjadi karena beberapa kesalahaan ketika memproses modifikasi. Bila sudah begitu Anda perlu mengembalikan Android ke pengaturan awal. Kemungkinan gagal atau beberapa fitur error sering terjadi karena untuk memodifikasi Android cukup panjang prosesnya. Pastikan Anda mengikuti tutorialnya dengan benar. [RIC]